Minggu, 09 Oktober 2011

Masalah Sampah

Bagi penduduk indonesia kata-kata sampah sudah tidak terdengar asing lagi.
karena dimana-mana sampah sudah bagian dri kehidupan sehari-hari masyarakt indonesia,dilingkungan sekitar kita saja pasti sampah mudah ditemui.

mengapa orang malas mebuang sampah pada tempatnya?
padahal di setiap tempat ada tempat pembuangan sampah,misalnya dirumah,di komplek,disekolah, bahkan di mall-mall besar juga sudah disediakan tempat pembuangan sampah yang banyak.
tetapi apa setelah membuang sampah masalah akan selesai begitu saja?,tidak

Coba kita lihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir sampah yang ada di kota kita masing-masing. Lihatlah, sudah seberapa tinggi gundukan sampah yang ada disana. Jika kita tak dapat 'mengelola' sampah dengan baik, maka tak lama lagi gundukan sampah itu akan semakin tinggi. Jika itu terjadi maka akan timbul bencana misalnya longsor kita tidak menginginkan hal itu terjadi kan?

Sebelum semakin banyak masalah sampah yang akan merugikan kita semua, rasanya mulai sekarang kita harus semakin bijak dalam berurusan dengan sampah. Kita dapat memulainya dengan berpikir dulu sebelum membuang sampah. Tentu saja, kita tak lagi harus membuang sampah sembarangan di jalan atau di sungai, agar kota kita bersih dan terhindar dari banjir.

dalam membuang sampah kita juga haru selektif untuk memilih sampah,sampah dibagi menjadi dua:

1.Sampah Organik
adalah sampahyang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya
sampah seperti ini bisa diurai menjadi pupuk kompos.

2.Sampah Anorganik


adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati, baik berupa produk sinterik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang.
sampah tersebut tidak bisa terurai,butuh waktu bertahun-tahun untuk mengurainya.



sekarang sudah ada tong sampah yang dapat membedakan antara sampah organik dan sampah anorganik




kesimpulannya adalah kita tidak hanya mebuang sampah pada tempatnya kita juga harus dapat memilih sampah macam apa yang harus kita buang agar sampah bisa di olah menjadi lebih bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar